Archive for December, 2005

Next Year Resolution

Wednesday, December 28th, 2005

Mendekati akhir tahun. di berbagai media, biasanya marak sama quote yang bunyinya "New Year Resolution", atau Resolusi Tahun Baru. Tapi gue lebih suka menulisnya dengan "Next Year Resolution" alias Resolusi Tahun Depan. Alasannya, karena kalo New Year Resolution maka ngga berlaku dalam waktu yang cukup lama. Tahun Baru itu kan identik dengan 1 Januari, dan paling telat ucapan-ucapan Selamat Taun Baru masih layak diucapkan sampai dengan tanggal 5 Januari lah. Setelah itu kalo masih diucapin juga biasanya udah basi. Atau biasanya maksa suka ditambahin ‘belated’ biar ga ketauan basinya :)

Nah kalo Next Year Resolution, maka resolusinya berlaku untuk sepanjang taun itu, dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember. Dan kalo pun di tanggal 31 Desember itu masih belom kelar juga, maka bisa dilanjutin ke tahun berikutnya. Judulnya juga Next Year… berarti masih berlaku di year year selanjutnya, huehehehe… *justifikasi kalo gagal*

Biasanya, isi resolusi taun depan itu ngga jauh jauh isinya dari resolusi taun ini yang tidak sempat terlaksana ataupun GAGAL. Ini adalah perwujudan dari perjuangan tak mengenal batas, oye!!! Yah, ngga papa dong, namanya juga berharap, ya ngga? Ada juga yang membuat resolusi taun depan dengan isi ‘lanjutan’ resolusi yang dibuat taun kemaren yang sudah terlaksana di tahun ini. Misalnya, jika tahun lalu ada yang membuat resolusi ingin menikah di taun 2005, dan Alhamdulillah berhasil, maka resolusi untuk taun depan biasanya adalah ‘memiliki momongan’ (aih bahasanya kurang nahan!). Atau, kalo tahun lalu berharap di tahun 2005 bisa mengumpulkan uang muka rumah, dan kejadian, maka resolusi untuk taun depan adalah ’semoga cicilannya terbayar dengan lancar’. Amieeeennnn…

Nah, sebenernya kenapa sih orang suka bikin resolusi taun depan?

Seberapa penting resolusi taun depan mempengaruhi kehidupan si pembuat resolusi di tahun yang dimaksud?

Atau… sebenernya APA SIH YANG DISEBUT DENGAN RESOLUSI???

Menurut Wikipedia.org, ternyata ada beberapa terminologi ‘resolution’ yang memiliki beberapa arti sendiri-sendiri, tergantung pada bidang apa kata ‘resolution’ tersebut dipakai.

Ada resolusi yang berhubungan dengan hukum, yaitu "an action taken by a deliberative body", yang artinya… ehmmfff… hmmfff… huehehe, forgive my stupidity, but I DO NOT understand what it is all about ^_^ !!! Anyone dare to help? Help!!! Help!!! Kalo gue ga salah mengerti penjelasannya, maka tindakan tertulis yang dibuat oleh… siapa hayooo??? AUK AAAHHHH!!!! Ya intinya suatu terminologi yang merujuk pada suatu ukuran yang tidak bisa dikategorikan sebagai hukum. Hallaahhh lebih ngaco!!!

YAAAA INGET RESOLUSI PBB AJA LAH!!!

Trus ada resolusi yang berhubungan dengan musik, resolusi adalah suatu ‘kebutuhan’ yang dapat merubah suatu not atau chord dari yang tadinya kaga enak bunyinya menjadi rada enakan, gitu lah kira-kira (well, how you yourself translate this sentence <the "need" for a sounded note and/or a chord to move from a dissonance or unstable sound to a more final or stable sounding one, a consonance.> Now  who can translate that stupid sentence better than me???)

Resolusi yang berhubungan dengan debat politik… ah sebaiknya ga usah nyusah-nyusahin diri nerjemahin! *ngeles kalo gak bisa nerjemahin, huehehehe*

Yang berhubungan dengan matematika, yaitu hukum resolusi yang disebut juga proporsional logic, yaitu dua klausa yang berimplikasi membentuk inferens yang tunggal dan valid, dengan bentuk teori :

\frac{ a_1 \lor \ldots \vee a_{i-1} \vee a_i \vee a_{i+1} \vee \ldots \lor a_n,  \quad b_1 \lor \ldots \vee b_{j-1} \vee b_j \vee b_{j+1} \vee \ldots \lor b_m} {a_1 \lor \ldots \lor a_{i-1} \lor a_{i+1} \lor \ldots \lor a_n  \lor  b_1 \lor \ldots \lor b_{j-1} \lor b_{j+1} \lor \ldots \lor b_m}

Phew… Ngerti? KAGAK!!!

Ada juga yang berhubungan dengan indera, nah kalo ini resolusi artinya lebih ke ‘ketajaman’. Resolusi gambar misalnya. Dan ada juga yang berupa nama2 pulau, misalnya Resolution Island of New Zealand atau Resolution Island in the Arctic of Canada.

Kesimpulannya, beside I HATE WIKIPEDIA SO MUCH FOR GIVING US SUCH PUKABLE EXPLANATION FOR SUCH A PUKABLE TERMINOLOGY, adalah NONE OF THESE TERMINOLOGIES ARE BEST FITTED TO  MY SEARCHING. DAMNED!!!

Jadi… apa sebenernya resolusi yang suka kita sebut-sebut tanpa ternyata kita tau betul artinya apa???

Kalo diliat dari isi "resolusi" itu sendiri, keliatannya secara terjemahan bebas, resolusi bisa diartikan dengan "Apa yang kita harap akan kita lakukan". Resolusi taun depan adalah hal-hal yang kita harapkan terjadi di tahun depan. It’s not about wish… it’s about HOPE.

Berhubung resolusi adalah harapan, atau HOPE, maka sebaiknya dan sangaaat sangaaat baik jika resolusi taun depan diisi dengan hal-hal yang "very very possible to happen if I do work very very hard". Singkatnya, hal-hal yang realistis. Having a baby (for married couple op kross!!!) atau ngelunasin cicilan mobil, adalah hal-hal yang masih masuk realitas. Atau menikah buat yang pacaran, atau dapet pacar buat yang jomblo, atau memulai bisnis baru buat yang hobi berbisnis, atau nyelesain sekolah buat yang lagi studi (ehem ehem, uyung… camkan!), adalah contoh-contoh lain dari resolusi yang realistis.

Resolusi sebaiknya tidak bersifat abstrak, apalagi absurd. Resolusi yang berbunyi "semoga saya kaya" adalah bentuk resolusi yang abstrak. Kaya? Seberapa kaya? Sekaya apa? Kaya menurut siapa? Atau kaya siapa? Ngga jelas kan!!! Tapi kalo "semoga gaji saya naik lagi sampe 7jutaan" *lirik unduk, kemudian menunduk dan berdoa semoga dia buat resolusi demikian* atau "semoga keuntungan bisnis tahun ini meningkat 50%", itu adalah bentuk-bentuk konkret dari ‘kaya’ yang terlalu abstrak.

Dua malam lalu salah satu penyiar radio remaja yang mbacain kuis membuat "resolusi cantik 2006" dari salah satu produk pemutih mencontohkan "semoga saya mendapatkan eternal beauty", bunyi resolusi itu adalah hal yang amat-amat abstrak. Emangnya kaya gimana sih eternal beauty??? Thus, selain abstrak juga jelas-jelas absurd. Karena kecantikan itu konon ‘tergantung musim’. Jika musim ini kecantikan distandarkan pada nilai-nilai kulit putih, rambut lurus seperti rebonding, dan muka oriental, berpayudara kencang belum tentu lima, sepuluh atau dua puluh taun kedepan masih seperti itu. Atau bahkan, taun depan pun belum tentu seperti itu! Trus… kalo tiba-tiba trendnya balik lagi ke jaman Twiggy? Rambut kucai, tubuh kurus kering, dada rata (haleluya!!!), apa tu orang rela utk operasi ngecilin payudara dan ‘merusak’ rambutnya? Atau misalnya tiba-tiba trendnya gemuk berisi dengan rambut keriting galing… ah sudahlah! Absurd kok dibahas!!!

Intinya, kenapa resolusi sebaiknya konkrit (biar terukur hasilnya) dan reachable, karena resolusi dibuat untuk DIWUJUDKAN. Itu kenapa resolusi dibuat ‘berkala’. Resolusi tahun 2005. Resolusi tahun 2006. Resolusi tahun 2007. Karena diharapkan, resolusi-resolusi itu bisa terwujud pada tahun yang disebutkan. Dan kalaupun tidak, itu emang nasib aja yang belum berpihak. Tapi tetep aja, ketika kita membuat resolusi, kita -sekali lagi- sudah memperhitungkan "apabila saya berusaha sangat keras maka saya pasti bisa mendapatkannya". Makanya penting banget kalo resolusi itu konkrit dan dapat-dicapai, biar faktor gagalnya kecil, dan dengan demikian tingkat kekecewaannya juga kecil.

Tapi ya kalopun mau bikin resolusi yang heboh juga sah-sah aja. Toh kita yang tau tentang diri kita sendiri kan?

Atau ngga mau bikin resolusi, dengan alasan ‘biarkan mengalir seperti air’? Ya terserah juga. (walopun kayanya… kok ga ada greget yaaa???)

Hmmm… udah tanggal 29 Desember 2005. Masih ada waktu untuk bikin resolusi tahun depan nih. Kasih tau dong disini, sharing… resolusi kamu semua untuk taun depan, apaan kira-kira?

Anyhow… next year is about to come. So…

HAEPPI NOOH YEER Y’ALL !!!!

Pink_new_year

Happy (Belated) Mother’s Day!

Saturday, December 24th, 2005

Ma,

I wish I could give you all the love in the world…

But I know I can’t give you something that you’ve already had!

Happy mother’s day Ma… I love you!

(and thanks a lot for believing me in everything I do, especially these days, when I know you’ve already burdened with troubles and problems. Really love you, u are the best!!!)

Wok With Miw Miw : Health Foods Edition

Friday, December 16th, 2005

Bete ngga sih kalo denger kata "health food"? Makanan sehat?

Yang kebayang tuh pasti yang berbau-bau sayur-sayuran, tanpa lemak, tanpa garam, hambar, ngga enak, aneh, eneg, de el el, de es be, de es te, dan de de lainnya. Padahal lemak, garam, daging, keju, mentega, u name it all, ntu pan nyang bikin makanan terasa enak dan gurih. Ya ngga?

Jadi inget lagu Bang haji Rhoma. Kenapa semua yang enak-enak, itu yang dilarang…

Padahal buat pick eater kaya gue, hallaaahhhh… susah!!! Salah bentuk dikit bisa ilang selera makan deh! Nyoba makanan pake acara diendus-endus segala buat mastiin ke’enak’annya. Kayanya buwat yang aneh-aneh ya ogah aja nyicipinnya.

Namun, tanpa disangka tanpa dinyana, karena semangat untuk stay healthy sangat besar, terutama di era globalisasi ini dimana bukan cuma arus informasi aja yang bisa lintas negara tapi juga arus penyakit, akhirnya gue memaksakan diri untuk mencari-cari, gimana ya kira-kira cara ngolah makanan-makanan sehat supaya jadi enak?

Nah, karena gue gemar sekali makan makanan a la luar negri, bukannya sombong tapi lebih karena rasanya yang ngga ‘umum’ ditemuin sehari-hari (bosen aja gitu tiap hari makan makanan indonesia, sekali2 pengen nraktir lidah ama makanan bule), maka gue browsing dari internet untuk cari resep-resep yang diinginkan. Dan alhamdulillah, gue berhasil nemu beberapa yang pastinya ngga junky dan mudah pula membuatnya. Coba diliat yaaa…

SALAD

Kelompok pertama, yang paling mudah, tinggal aduk sana aduk sini, adalah salad. Versi indonesianya juga ada, yaitu asinan. Gue mau kasih resep keduanya.

Apple Coleslaw

Apple_coleslaw





Bahan :
4 cangkir kol yang diiris tipis
1 cangkir wortel parut kasar
1 buah apel Granny Smith, kupas, parut kasar
2 sendok makan madu
1 sendok makan brown sugar
2 sendok makan cuka apel
1 sendok makan jus nanas
(optional)
2 sendok makan mayonnaise
sejumput garam
1 sendok teh merica hitam yang digerus kasar
(bisa nyolong tuh kalo di wendy’s… hihihi)
 
Tempatkan kol, wortel dan apel yang sudah diparut dalam wadah, aduk-aduk sampai tercampur. Di wadah lain, campurkan madu, brown sugar, cuka, jus nanas, dan mayonnaise, aduk sampai madu dan gula larut semua. Tuangkan ke atas salad, aduk-aduk agar salad tertutupi saus dengan sempurna. Taburi garam dan merica hitam, aduk lagi. Tutup wadah dan simpan di kulkas sampai siap utk dihidangkan.

Miwmiw’s tips :
Kalo bisa sih, udah dipotong2 dan diiris2, semua bahan masukin aja dulu ke dalam kulkas. Baru dibuat dan dicampurkan sausnya kalau sudah dingin. Soalnya sayuran itu cenderung mengeluarkan air, terutama kalau sausnya berasa asam.
Apel Granny Smith ini warnanya hijau rata, rasanya lebih renyah dan kering. Mungkin bisa diganti dengan apel malang, atau apel impor yang warnanya hijau juga (tapi ga tau tuh namanya apa, yang pasti asyeeemmm!)

Avocado Salad with Bacon and Sour Cream

Avocadosalad







Bahan :

4 lembar beef bacon, cincang
2 buah alpukat, kupas, buang bijinya
(ya iyalah masa mau dimakan juga???), potong kotak2
3 buah bawang merah, cincang halus
1/2 cangkir krim asam
1 sendok makan air perasan lemon
garam secukupnya
selada

cara membuat :
goreng beef bacon di minyak dengan api sedang sampai garing, setelah diangkat tiriskan minyak dan serap sisa minyak di gorengan dengan menggunakan tisu makan sampai hampir tak bersisa. Di mangkuk besar, aduk hati-hati alpukat, bacon goreng, bawang, krim asam, perasan lemon, dan garam. Hidangkan di atas wadah salad yang sudah dialasi dengan daun selada.

Miwmiw’s tips :
krim asam bisa diganti dengan yoghurt polos kok. Untuk efek ‘junkie’ sedikit, beef bacon juga boleh kalo mau diganti sosis yang diiris2 dan digoreng. (Keukeuh… hidup junkie!!!)

Asinan a La Miw Miw

Asinan_bogor

(gambar asinan bogor : from www.tabloidnova.com)

Asinan ini salah satu mia’s specialite. Pernah ditampiling, eh ditampilin di buka bersama himpunan, dan dapet apresiasi tinggi… pada balapan mbungkus plastik buat dibawa pulang… dan besoknya pun balapan laporan sakit perut!!! (Yeee salah sendiri, puasa-puasa rakus, asinan pula!!)

bahan :
3 buah wortel, parut kasar
1 genggam tauge yang sudah disiangi
(dimalami juga? jangan… nanti jadi pohon!)
1 buah ketimun jepang
1/4 buah kol, iris halus
1 buah nenas ukuran kecil, iris kecil-kecil (jadi makin kecil dahhh!!!)
2 butir Tahu cina, kukus, iris dadu
daun selada lalap
2 cup kacang tanah, goreng
gula merah, cabai keriting, garam, cuka, asam dan air secukupnya
(abis susah nakarnya… di kira2 aja ya!)

cara membuat :
cabai keriting, garam, gula merah, ulek ulek sampai halus. Tambahkan 1 cup kacang tanah, ulek kasar (biar berasa rasa kacangnya). Setelah itu, masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan sedikit air dan cuka, aduk merata.
Semua bahan bahan yang lainnya aduk pelan di wadah lain, lalu siramkan bumbu kacang yang sudah dibuat, aduk-aduk sampai rata. Sajikan di atas wadah yang sudah dialasi selada lalap, taburi kacang tanah goreng.

Miwmiw’s tips :
dikonsumsi dingin lebih enak! (sumpah, ngga penting amat tipsnya!!!)

MASHED POTATO

Kelompok kedua ini, juga lumayan mudah. Kukus, ancurin, aduk, makan, begitu prinsip dasarnya. Berikut ada resep garlic mashed potatoes. Penting sehat karena kentang itu bisa menjadi alternatif asupan karbohidrat untuk penderita diabetes dan darah tinggi, dan bawang putih juga terkenal baik untuk kesehatan, terutama untuk darah tinggi… bukan ya? Hihihi, ga yakin gini sih! Yah yang pasti kalo udah banyak dijual suplemennya, berarti dianggap berguna buat kesehatan. Kasus ditutup!

Garlic Mashed Potato

Mashedpot1





Bahan :

2 kentang ukuran besar, kupas dan potong-potong
2 cangkir susu cair rendah lemak
2 siung bawang putih ukuran besar, kupas, cincang
2 sendok makan lowfat butter, atau ganti dengan unsweetened margarine
1/2 sendok teh garam, atau secukupnya
(terutama untuk penderita darah tinggi)
1/2 sendok teh merica bubuk

Cara membuat :
Rebus atau kukus kentang sampai lunak, keluarkan dari rebusan (jika direbus). Di lain wadah, campur susu dan bawang putih, rebus dengan api kecil sampai 25 menit, atau sampai bawang putihnya lunak. Tambahkan susu yang mengandung bawang putih, dan bahan bahan lain ke dalam wadah berisi kentang. Aduk dan hancurkan sampai lembut.

Miwmiw’s tips :
Sebaiknya gunakan kentang tes, karena kentang jenis ini kadar airnya lebih kecil. Jika digunakan kentang biasa, sebaiknya kentang dikukus, bukan direbus, supaya kandungan airnya tidak besar. Bukannya apa-apa, kalo kelewat benyek kan ngga enak juga….

BRUSCHETTA

Nah, edisi perdana Wok Wit Miw Miw sudah pernah membahas makanan jenis ini. Namun (taelaaahhh namun!!!) kali ini mia mau menampilkan jenis lain dari Bruschetta, dan pastinya sangat digemari anak-anak maupun dewasa, yaitu…

Strawberry Bruschetta

Strawberry_bruschetta






Bahan :

1 buah roti perancis yang panjaaaang… dipotong serong setebal 1 ruas jari
berbutir-butir strawberry, iris tipis
3 sdm gula pasir
1/2 cangkir air
1 sendok teh perasan lemon
selai nanas secukupnya

cara membuat :
Buat glazur : panaskan air, setelah mendidih masukkan gula pasir, aduk sampai larut, tambahkan air lemon, aduk.
Roti yang sudah dipotong-potong, olesi satu sisi dengan selai nanas,. Tata potongan strawberry di atas olesan selai. Oles dengan glazur. Panggang.

Miwmiw’s tips :
gula, selai nanas, too much (of sugar) ngga ya? belom kepikiran alternatifnya euy! Helep!

MENU UTAMA

Nah… ini lauk laukan yang mengenyangkan aja pokonya! Bukan cuma sekadar kenyang, tapi juga sehat. Ada brokoli, ada jamur shiitake, ada minyak zaitun, ada banyak deh pokoknya! Mari kita tengok… Ngok!!!

Stir-Fried Chinese Broccoli with Mushrooms

Broccolikip2


(sori ye kalo gambar rada ga nyambung…)




Bahan
:
2 kuntum besar brokoli, potong sesuai kuntumnya
2 sendok makan minyak zaitun
2 siung bawang putih, kupas dan hancurkan
8 jamur shiitake segar (bukan yg kering), iris-iris
3 sendok makan saus tiram
1/2 sendok makan gula
garam secukupnya

cara membuat :
cuci brokoli, keringkan, lalu masukkan dan aduk dengan cepat ke dalam air mendidih yang sudah diberi garam
(gunakan panci), angkat, sisihkan. Panaskan panci antilengket, masukkan minyak dan digoyang2 (kaya juru masak restoran gitu lo… biar minyaknya meluas!). Masukkan bawang putih, biarkan sampai layu sekitar satu menit. Tambahkan jamur yang sudah diiris dan aduk-aduk sampai jamurnya layu. Tambahkan brokoli, aduk-aduk sekitar dua menit. Kecilkan api, tambahkan saus tiram, gula dan garam. Tutup panci, biarkan sampai bumbu menyerap selama 1-2 menit, agar brokoli matang tapi warnanya tetap cerah. Angkat, sajikan.

Miwmiw’s tips :
kalo ngga ada shiitake (mahal booo!) bisa diganti jamur lainnya kok, jamur merang, jamur kancing, atau jamur kuping juga enak… asal jangan jamur kulit aja! Huehehehe…

Nah, sekian dulu Wok With Miwmiw edisi Health Food. Semoga bisa diambil manfaatnya… karna diambil makanannya jelas-jelas ga bisa, lha wong belum dimasak!!!


BODY,DIV,TABLE,THEAD,TBODY,TFOOT,TR,TH,TD,P { font-family:&amp;amp;amp;quot;Helmet&amp;amp;amp;quot;; font-size:x-small }
-

In Every X There Is Y

Wednesday, December 7th, 2005

&amp;amp;amp;lt;!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–&amp;amp;amp;gt;

&amp;amp;amp;lt;!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–&amp;amp;amp;gt;

Kali ini kira-kira mia mau ngomongin apa ya?

Hmmm…

Apakah mau ngomongin tentang persamaan matematika?

Atau bahkan mau membahas ilmu genetika?

Oooo… tentu tidak!!! Mana pernah sih mia ngomongin hal-hal berbau akademis di blog? Huehehehe… *lirik mas iwin*

No, I just wanna share some stories, because I got a funny-yet-creepy news last night. Creepy??? Neahhhh… I’m not that superstition y’know…but it is a funny story indeed!

Guess what… my two ex-s will "tie-the-knots" on January 2006! Well, offcourse lah with their own fiancees! I’malways dating straight! What a bloddy coincidence, isn’t it? Concerned, mia? Neahhh… I’m fine! As a matter of fact, I’M COOL… huehehehe!!!!

What is more funny about them, well actually I have 3 ex-s (ehm ehm… belagu dikit nih!) and one of them has already got married on 2001 or 2002 I guess. What is more funny about them is their behavior as mia’s ex, before they get married. First of all, let us call them A1, A2 and A3. Lho, kenapa bukan A, B, C atau simply 1, 2, 3, mia? Karena, believe it or not, nama ketiganya memang diawali dengan huruf “A”!!! Another coincidence? Dunno! Yang
pasti, ketiga2nya punya label
“mia’s ex”, weeekkkkssss! *ngelelet
lidah*


The first one slash the A1 slash the you-are-nice-but-he-is-nicer, is actually my closefriend. (Camkan, never date your bestfriend!
Never!!!!
) Waktu itu, mia masih sangat belia, cieee… akhir kelas 3
SMA menuju kuliah. Waktu dia akhirnya ngajak pacaran, mia terima
dengan pertimbangan klise. Anaknya baik. Cuma itu. No love, nor lust.
Dan siapa yang tau kecuali Tuhan kalo ternyata pas gue masuk kuliah,
gue nemuin yang lebih ‘mencrang’, with love and lust included?
Huehehe… Maka aku putuskan dirinya dan beralih ke A2.

&amp;amp;amp;lt;!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–&amp;amp;amp;gt;


The A2, is also known as the you-love-me-but (bukan you love my butt,
awas!
). Cowo ganteng tampang koper boy (tanya deh dowty dan uyung!), nice body, nice
face, yah kalo kata si mamah sih, tipe ngga malu-maluin diajak kondangan.
Huehehe… Bisa dibilang A2 ini my first love. My first love, my
first lust, dan first first lainnya
 (hush, tapi ga semua first,
tenaaaangggg!!!!
). Sayangnya, w alopun katanya dia cinta banget sama
gue
(well, 4 years of on-and-off-and-on-and-off, apa ga cinta banget
tuh namanya?
), tapi dia terlalu posesif. Buat dia, mia terlalu ‘liar. Ngga bisa dikendaliin. Mia ngobrol sama cowo laen, mia
dikenal anak lain jurusan ataupun yang sejurusan namun yang tidak
seangkatan, mia siaran di radio, dan mia nyanyi di acara wisudaan
adalah versi dia terhadap
‘untamed mia’. Huehehe!  Waktu pacaran,
dalam satu minggu, akan ada 6 hari bertengkar dan satu hari
bercinta2an. Siklusnya selalu seperti itu terus. We would argue about anything, I mean really anything. Bahkan sampe hal2 yang ga penting sekalipun, we would happily argue about it. If I recall those moments
of sorrow, I surely call myself
‘miserable and pathetic. Dan yang
lebih pathetic lagi adalah… he’s the one who dumped me!!!
Huaaaaaa!!!!


The Third one, or A3, is the we-thought-we-were-destined-but-we-were-damn-wrong, hehehe. Cowo yang baik, ramah dan (lumayan) pengertian, but it looked like we have different standard of ‘living life just fine’. His idea of
living was staying in some village where there could be no
electricity. Ok, sorry, I blow it up. Ya kira-kira hidup (sangat)
sederhana di satu tempat yang sepi di mana anak kecil umur 5 tahunpun
bisa dengan aman naik sepeda motor kemana2!!! Owkaayyy… sorry again… but
I cant stand not to blowing it up! :) And I just wanna live with my
own standard. Jangan berpikir mia punya standar hidup aneh-aneh ato
yang mewah-mewah. I just wanna live like I live now. I’m a towny, a
REAL towny, should I say. Can’t live without malls and cinemas
around. So living in the middle of nowhere is definitely a no no for me. Hal
lain yang suka jadi masalah adalah, his humble and generousity to
other people
(but me!) that he loves to give almost all of his money
to other people and leave himself with a terrible broke. I think he
has so called
over-empathy problem. So broke that he even couldn’t
call me or even sms me to say
‘hello dear, i miss you’ or something
like that, moreover come to my place that only 8-thousand rupiahs
away! Ok, 16thousands for PP! So it was so "normal" if we didn’t see
each other for 2 months! Kalo gue protes, dia bakal bilang
ngerti
doongg… im not rich like blablabla that can call u anytime they
like blablabla’


Ok
mia, enough, anyway their were your lovers,
mas nizar might say,
hehehe…
*lirik mas nizar kali ini*


Well, anyway, I just wanna say that I have
 TERRIBLY GOOD REASONS to finally leave
them all.


And now, about their behavior as mia’s exs.


Ga tau knapa, ketiganya punya kecenderungan untuk
pamer‘, kalo kata
dowty mah. Mungkin, ini analisa gue pribadi, karna setelah putus, selalu mia duluan yg dapet
penggantinya. Bahkan si A2, one who dumped me, was still head-over-heel with me mostly since I started dating A3. Dan waktu ketiga2nya
ternyata akhirnya punya pacar, mereka bertiga tiba-tiba punya hobi baru, yaitu sukaaa banget menyelipkan

‘informasi-informasi’
dan ‘kenyataan-kenyataan’ itu dalam kehidupan
sosialisasi mereka sama gue.


Such as, the A1. Waktu gue ‘pindah kampus’ ke UI, dan gue tau dia masih di UI, dan sebelumnya kita pernah sms2an dan dia pernah dengan sengaja dan terencana menelpon gue untuk memberitau bahwa sekarang-ada-seseorang dan gue berpikir maka-sekarang-saat-yang-tepat-utk-bener2-make-friends, dan gue sms dia waktu habis tes di UI utk masih kabar ‘hei, gue di kampus UI nih, lu di kampus ga?‘, and instead of
answering simply
‘ya gue di kampus’ atau ‘ya tapi gue sibuk’, dia
malah membalas
‘ya tapi bentar lagi gue ke kosan karna cewe gue mau ke kosan. ???? Maksud looooo???

&amp;amp;amp;lt;!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–&amp;amp;amp;gt;

&amp;amp;amp;lt;!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }

&amp;amp;amp;lt;!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08i&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;


The A2. After his sms telling me ‘mia, i finally meet someone but I still care for u as sister (heee??? sister??? Get real!!!)’ dan sms2 lainnya yang ngasih tau kalo sekarang dia kuliah lagi di jakarta dan suatu hari mungkin dia main ke rumah (sodara gitu looohhh! idih sekali!!!) dan ngobrol tentang bisnis en so on en so on, and then one day I sms him ‘eh, lo masih PKL di fatmawati ga?
maen ke warnet gue yo’
and instead of answering ’sori gue di
bandung’
, dia ternyata lebih memilih membalas ’sori gue lagi di
bandung nih, nengokin tunangan gue yang lagi ngekos
. Again, maksud looooo????

The A3. After his cry-for-help-phonecall because some stupid girl was playing with his vulnerable heart, dan beberapa jam kemudian gue telpon untuk memastikan kalo dia baik2 aja, dan waktu gue tanya ‘kok suaranya rame? lagi
keluar?’
, instead of answering nicely ‘iya nih, gue lagi di kota, dia
malah bales
‘iya, gue lagi sama cewe x, emang kenapa?’ dengan nada
nyolot. Kali ini, gue udah ga ada ‘maksud looo’ lagi, tapi gue
langsung banting telpon! Dan waktu dia telpon balik utk minta maap,
dia tau pasti kalo gue ga akan pernah mau terima telpon dia lagi.


Ada benang merah yang bisa ditarik dari para cowo itu. Kenapa ya, kok kayanya penting aja gitu keliatannya buat mereka kalo mia tau mereka udah "laku". Asli, gue ga ngerti sama sekali. Padahal ada satu hal yang lebih penting yang harus mereka tau (kalo mereka emang ngerasa kenal baik sama gue!). When I say it’s over, it means IT IS OVER. So, despite of what their doing, I can only say,


OH YEAH??? LIKE I CARE???

 


Huehehehehe…

 

In
every X there is Y. In every ex there is ‘why’. Why boys, why???